Mengenal Apa Itu Fitur Electronic Stability Control (ESC)

Electronic Stability Control (ESC) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Kontrol Stabilitas Elektronik adalah sebuah teknologi terkomputerisasi yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dari sisi pengendalian mobil dengan cara mendeteksi dan meminimalisir slip. 

Ketika kontrol ini mendeteksi adanya kehilangan kontrol pengendalian, maka dengan otomatis sistem ini akan membantu rem untuk mengendalikan mobil. Sistem pengereman langsung berjalan ke masing-masing roda, rem roda depan akan mencegah oversteer dan rem roda belakang mencegah understeer. Kadang, sistem ini juga mengurangi tenaga mesin sampai mobilnya terkontrol kembali. 


Badan Administrasi Keselamatan Jalan Raya atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menjelaskan kalau dalam penelitian mereka setelah melihat data 2008-2010, terungkap kalau ada ribuan nyawa yang selamat berkat fitur tersebut.

Total ada lebih dari 2.200 nyawa selamat dalam periode 2008-2010 setelah NHTSA membandingkan mobil-mobil yang sudah menggunakan fitur ESC dan yang belum.

Pemerintah Amerika sendiri meminta tiap produsen untuk memasang fitur ini sejak 2007 silam dan sudah mewajibkan semua mobil yang diproduksi dan dijual di Amerika sejak September 2011 untuk mengaplikasi fitur keamanan ini.
 
Dilansir Wall Street Journal, para peneliti NHTSA memperkirakan kalau ESC menyelamatkan 634 nyawa pada tahun 2008, 705 nyawa pada tahun 2009 dan 863 nyawa pada tahun 2010.

Sayangnya, Indonesia belum menerapkan kewajiban memasang fitur ini. Sebagian besar mobil yang dipasarkan di Indonesia pun belum memasang fitur ini. Kebanyakan mobil yang memasang fitur ini di Indonesia adalah mobil mewah dan mobil sport yang berharga mahal.

Para produsen tidak memasangnya pada 'mobil penumpang biasa' di Indonesia untuk membuat harga jual mobil tidak menjadi terlalu mahal.