Showing posts with label tips otomotif. Show all posts
Showing posts with label tips otomotif. Show all posts

Trik Membawa Barang Bawaan yang Aman di Mobil

Barang bawaan sering kali jadi masalah saat hendak bepergian menggunakan mobil. Apalagi jika volume bagasi terbatas, sementara barang yang dibawa cukup banyak. Terkadang kabin ikut disesaki barang tersebut. Sialnya terkadang hal tersebut dapat berpengaruh pada kenyamanan penumpang bahkan mengganggu pengemudi, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menyusun barang bawaan agar tidak mengganggu pengemudi dan kenyamanan penumpang. Terutama MPV yang diisi 7 penumpang sehingga menyisakan bagasi terbatas. 

1. Memilah barang. Buat daftar barang yang akan dibawa, bijak memilih barang sesuai kebutuhan. Langkah selanjutnya memilih koper atau tas yang sesuai dengan kondisi bagasi. Jangan paksakan menggunakan koper berukuran besar jika tidak muat masuk bagasi. 

2. Jangan menghalangi pandangan. Banyaknya barang yang harus dibawa terkadang memaksa penumpang untuk meletakkan barang hingga menutupi kaca belakang. Hal ini kerap terjadi pada hatchback. Ruang sisa di belakang sandaran kepala penumpang belakang kerap diisi barang. Nah, hal ini bisa menghalangi pandangan belakang pengemudi dari spion tengah. Untuk mengamankan bawaan agar tidak jatuh saat pintu belakang dibuka (biasanya MPV) bisa menggunakan tambahan cargo net. Bisa ditemui di toko aksesori dengan banderol mulai Rp 200.000 - 300.000. 

3. Bagasi tambahan. Manfaatkan penggunaan roof box untuk menyimpan barang yang sudah tak mampu dimasukkan. Bila belum tersedia roof rack, pastikan Anda membeli pendukung pemasangan box berupa pengait yang sesuai. Jangan paksa mengikat barang di atas atap tanpa box, meski ada roof rack. Karena bisa mengurangi stabilitas berkendara dan basah ketika diguyur hujan. Jika ditutup terpal bisa mengganggu kenyamanan karena cenderung berisik saat diterpa angin. 


4. Kompartemen tambahan. Untuk barang bawaan kabin pastikan tidak terlalu besar agar tidak membuat sesak. Jika membawa minuman pastikan ditempatkan di glove box yang memang disediakan untuk gelas atau botol minuman. Jika kurang bisa memanfaatkan kompartemen tambahan yang biasanya diikatkan di sandaran belakang. Aftermarket tersebut bisa didapat di toko aksesoris dengan harga mulai Rp 100.000. 

5. Ruang kemudi steril. Jangan letakkan barang-barang di ruang kemudi, seperti dasbor. Untuk konsol tengah jangan terlalu berlebihan dan pastikan tidak menggangu pengemudi menjangkau tuas pernelling dan rem parkir.

Yang Harus Dihindari Agar Lampu Mobil Tidak Kusam

Tampilan mobil dengan lampu yang bening menjadi impian bagi setiap orang. Biasanya masalah lampu kusam itu sering terjadi pada mobil yang usia pakainya lebih dari 5 tahun. 

Lampu Mobil
Penyebab utama lampu kusam karena sudah lama atau usia pakai. ada juga karena kepanasan atau sering tersorot sinar lampu dari dalam. 

Faktor lainnya, selain ditambah sering terkena pasar dari sinar lampu juga karena sering kehujanan dan tidak langsung di lap ketika hujan reda. Itu menyebabkan pernisnya kalah dan menjadikan kaca lampu menjadi buram atau berwarna kuning kusam. 

Proses kaca lampu mobil dari bening hingga ke buram atau kusam bisa sampai 5 tahun atau lebih. Sebaiknya untuk memperpanjang umurnya harus pintar-pintar merawatnya. Misalnya setelah kehujanan langsung dilap sampai kering. 

Jangan pula menggunakan lampu dengan watt yang besar serta lampu yang palsu karena sinarnya yang bisa membuat kaca menjadi panas dan cepat menguning.

Tips Non-Aktifkan Suara Alarm pada Innova & Avanza

Saat alarm Toyota Avanza atau Kijang Innova (standar bawaan pabrik) diaktifkan akan terdengar bunyi bip-bip dari klakson, dibarengi kedipan lampu sein dan central door lock (mengunci atau membuka). 

Remote Alarm
Suara cukup keras dari alarm ini tentu bikin risih sebagian orang, apalagi saat malam hari. Sebetulnya, suara itu bisa saja dihilangkan dengan menekan tombol bergambar speaker yang dicoret (silent mode) pada remote alarm. Tapi, tidak semua dilengkapi dengan silent mode. 

Contohnya untuk Kijang Innova hanya pada tipe G dan V yang ada, sedang tipe E dan J hanya ada tombol buka dan mengunci. Sebetulnya ada trik yang bisa dilakukan untuk mengaktifkannya. Pabrikan biasanya menyertakan guidance di manual book. 

Bagi yang belum sempat membaca manual book, ini langkah-langkahnya: 

1. Tutup semua pintu termasuk kap mesin. Pastikan kondisi mobil tidak terkunci (disarm). Lalu, pencet tombol kunci-buka-kunci-kunci secara simultan. Artinya jangan ada jeda. Ya, sekitar 3 detik. Maka, otomotis mode silent sudah aktif. Dengan aktifnya mode silent ini, setiap kali memencet tombol buka dan tutup, maka tidak terdengar lagi suara bip. Terkecuali, bunyi central doorlock dan lampu hazard yang menyala sekali. 

2. Jika bosan dengan mode Silent, mode bunyi bisa kembali diaktifkan. Caranya sama. Pastikan semua pintu dan kap mesin tertutup. Mobil kondisi tidak terkunci dan pencet tombol kunci-buka-kunci-kunci. 

Bila sukses, akan ditandai dengan bunyi bip. Dengan begitu, saat membuka atau mengunci pintu melalui kontak, akan terdengar bunyi dari klakson. Tapi, mesti diingat, metode ini hanya bisa diterapkan buat Kijang Innova terbitan tahun 2010 hingga yang terbaru. 

Cara tersebut juga tidak bisa digunakan buat All New Toyota Avanza. Hal ini karena Toyota Astra Motor (TAM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Toyota mempunyai banyak vendor dalam membuat alarm. 

3.Untuk All New Toyota Avanza, ini caranya. Dalam kondisi Disarm mode (alarm tidak aktif atau central doorlock terbuka), tekan gambar speaker, lanjutkan dengan menekan tombol gembok tertutup. Akan terdengar nada sirine atau klason sekali, sebagai sebagai tanda Silent mode alarm sudah aktif. 

4. Untuk menonaktifkan Silent mode , dengan cara sebaliknya. Pastikan sistem keamanan tidak aktif atau Disarm mode. Lalu, tekan tombol gambar speaker kemudian tekan tombol gembok terbuka. Akan terdengar bunyi sirine dua kali. Tandanya Silent mode sudah tidak aktif.

Tips Kembalikan Performa Mobil yang Menurun

Mobil berusia di atas 5 tahun biasanya sering mengalami penurunan performa. Apalagi bila kemacetan menjadi menu keseharian. Tumpukan karbon di ruang bakar meningkat sehingga performa mesin pun menurun. Efeknya adalah konsumsi BBM jadi lebih boros dan mesin mudah knocking.
   
Performa Mobil yang Menurun
Untuk itu salah satu solusinya adalah mengusir tumpukan karbon tersebut dengan carbon clean. Ada beberapa cara dapat dilakukan untuk membersihkan karbon di ruang bakar. Cara pertama dengan memasukan cairan penetran via throttle body.

Selain itu, dapat dilakukan dengan memasukan cairan kimia melalui lubang busi dan tangki bahan bakar. Terakhir, bisa juga dengan cara mem-by pass saluran bahan bakar dengan cairan kimia pengusir karbon.

Setelah selesai melakukan teknik carbon clean jangan lupa langsung mengganti oli mesin. Pasalnya, cairan kimia yang bertugas merontokkan karbon di katup dan ruang bakar bisa menyusup masuk ke ruang pelumasan mesin yang menyebabkan performa oli mesin menurun drastis.

Setelah itu periksa juga sistem pasokan udara. Lihat kondisi filter udara. Kalau sudah rusak atau terlalu kotor lekas diganti. Tujuannya untuk menyalurkan udara bersih yang dibutuhkan mesin untuk proses pembakaran.

Terakhir, coba periksa sistem pengapian, khususnya busi. Maklum komponen ini jarang sekali diganti. Cek juga apakah busi yang dipakai sesuai dengan spesifikasi atau rekomendasi pabrik atau tidak.

Tips Hilangkan Bau Rokok di Kabin Mobil

Di dalam sebuah kabin mobil dengan bau rokok sangat menyengat tidaklah nyaman. Hal ini juga menandakan bahwa pemilik mobil suka merokok ketika AC berfungsi. Akibatnya, bau asap rokok yang tak enak tercium hidung. 

Bisa begitu lantaran bakteri, kotoran atau abu (partikel halus) yang sebenarnya belum terlepas dari permukaan doortrim atau karpet mobil. Menghilangkan bau apek atau rokok tadi bisa dengan berbagai cara. 

Salah satunya, menggunakan alcohol spray. Cara yang terbilang murah meriah lantaran bahan dasar yang dipakai tak lain hanya cairan alkohol murni 70-90% yang banyak dijual di apotek. 

Beli alkohol sesuai kebutuhan. Bila permukaan yang akan disemprot cukup banyak bisa beli yang kemasan 1 liter. Sebaliknya, gunakan alkohol botol kecil bila area yang akan disemprot tidak terlalu besar dan banyak. 

Gunakan alat penyemprot tanaman alias spray gun tangan yang banyak dijual bebas di supermarket. Isi tabung sprayer dengan alkohol murni hingga habis. 

Semprotkan langsung ke permukaan bahan fabric pada permukaan door trim atau karpet dasar dengan format kabut (mist). Lakukan secara berulang dengan metode keliling. 

Maksudnya, bila door trim pada pintu driver sudah puas di spray, lanjutkan dengan pintu belakang kanan hingga berakhir di pintu depan kiri. 

Pada saat itu, alkohol di pintu driver yang pertama kali disemprot, dipastikan sudah kering dan silakan ulangi hingga 2 atau 3 kali proses penyemprotan. 

Bila kasusnya untuk menghilangkan bau asap rokok, pastikan kisi-kisi ventilasi AC juga ikut disemprot alkohol. Cairan alkohol cepat kering dan mampu menetralisir bau sekaligus mematikan bakteri yang terbawa air kotor. 

Untuk interior atau kabin yang dominan kulit asli atau kulit imitasi, pastikan untuk mencoba alkohol spray dalam dosis sedikit terlebih dahulu pada tempat yang agak tersembunyi. Maksudnya untuk memastikan semburan alkohol tadi tidak bereaksi dan merusak permukaan yang kena semprot. Bila ternyata aman, silakan lanjut ke permukaan lebih besar dengan dosis berulang.

Tips Rawat Mobil yang Parkir di Luar Rumah

Jaman sekarang banyak pemilik kendaraan roda empat memiliki mobil lebih dari satu. Meski memiliki mobil lebih dari satu, tapi tak demikian dengan daya tampung garasi rumahnya. Tak sedikit pemilik mobil memiliki rumah dengan kapasitas garasi hanya satu mobil.

Tentu hal itu membuat salah satu mobil diparkir di luar rumah dan tanpa atap. Konsekuensinya mobil yang diparkir di luar rumah mau tidak mau mengalami terpaan cahaya matahari langsung, debu, dan guyuran hujan. Bahkan ada risiko terserempet kendaraan lain yang melintas.


Konsekuensinya pemilik mobil harus melakukan perawatan dan perlindungan ekstra terhadap kendaraan tersebut. Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pemilik mobil:

Perhatikan Posisi Parkir

Penentuan lokasi parkir dan posisi kendaraan di luar rumah perlu Anda pertimbangkan. Jika ada, sewa tempat parkir yang ada di sekitar rumah Anda. Jika tak ada dan harus diparkir di depan rumah, sebaiknya tidak di bawah pohon dengan alasan mencari teduh. Utamanya pohon yang berpotensi meneteskan getah.

Getah merupakan musuh besar bagi cat kendaraan. Posisikan kendaraan di tempat yang teduh oleh bangunan. Selain soal getah, tumbangnya pohon pun dapat mengakibatkan kerusakan pada kendaraan.

Hindari pula memarkir mobil di atas permukaan miring dalam waktu lama. Hal itu dapat membuat umur kaki-kaki menjadi berbeda akibat pembagian bobot yang tak merata.

Sarung Mobil

Saat ini sarung mobil tersedia dengan berbagai jenis bahan dan aneka kemampuan perlindungan. Ada yang ha­nya mampu menjaga dari debu, hingga menggunakan bahan anti-air. Namun perlu diperhatikan, gunakanlah sarung mobil untuk melindungi mobil dari terpaan debu dan panas matahari. Tidak dianjurkan sarung mobil digunakan saat kondisi hujan. Pasalnya saat air menetes di sarung, dan sarung sedang dalam kondisi melekat ke bodi, hal tersebut berpotensi menyebabkan flek atau noda pada cat. Tentunya warna kendaraan akan kusam dan membutuhkan perawatan lagi nantinya.

Bersihkan Secara Rutin

Memarkir mobil di luar rumah membuat debu, air serta kotoran lainnya memiliki potensi lebih besar untuk melekat di kendaraan Anda. Lakukan pembersihan ringan seperti menyapunya dengan menggunakan lap untuk debu setiap hari.

Jangan biarkan kotoran menempel lama di bodi mobil. Hal tersebut dapat berkontribusi dalam membuat noda atau flek di cat kendaraan. Mencuci mobil dengan rutin juga dapat membantu untuk membuat kotoran tak memiliki kesempatan menempel lama di mobil Anda.

Manfaatkan Wax

Wax merupakan proses perawatan kendaraan untuk melapisi cat bodi. Hal tersebut akan melindunginya dari risiko warna memudar akibat terpaan cahaya matahari yang berlebihan. Waxing dapat diberikan dengan frekuensi yang lebih banyak daripada poles lantaran perlakuannya termasuk perawatan ringan.

Waxing minimal 3 kali setahun, bahkan dapat lebih banyak jika mobil Anda sangat sering dicuci dan terjemur dalam waktu lama. Waxing juga akan membuat cat mobil tetap berkilau.

Tips Cegah Jamur Hinggap di Bodi & Kaca Mobil

Musin hujan dengan intensitas lebat terus mengguyur tanah air, pemilik mobil dalam status siaga dalam merawat dan menjaga mobil dari kerusakan. Hal ini terutama untuk bodi. Jika tidak cermat membersihkan, maka kandungan air hujan bisa merusak bodi secara perlahan. 

Kondisi mobil seharian bersimbah hujan masih lebih baik ketimbang cuaca bergantian antara hujan dan panas. Pasalnya, jamur justru muncul ketika mobil terkena panas sinar matahari sehabis kehujanan, dan mobil tidak dibersihkan. 

Jamur timbul biasanya dari bekas bercak air yang menempel kemudian mengering di bodi atau kaca. Hampir sebagian besar air hujan itu ada pasir dan kotorannya. Kalau sudah sampai bercak, makin susah dihilangkan. 

Cukup mudah menghilangkan kotoran pada bodi mobil, cukup cuci dengan air bersih dan keringkan dengan plas chamois setiap kehujanan. Cara ini relatif minim biaya. Namun, jika malas, maka cukup kunjungi tempat pencucian mobil. 

Setiap habis terkena hujan, langsung kita cuci. Tidak masalah rugi sedikit tiap hari nongkrong di cuci steam, tapi mobil awet. Kalau mau irit, bisa cuci sendiri. 


Selain bodi, masalah jamur juga mengancam kaca mobil. Jika terkena air hujan, jamur cepat sekali timbul. Selain itu akan timbul korosi/karat di pinggiran kaca film. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk langsung dibersihkan.

Panduan Memilih Ban Mobil Saat Musim Hujan

Di saat musim hujan seperti sekarang ini, jalanan yang licin membuat setiap pengendara harus memilih ban yang tepat. Ban yang bagus menjadi sesuatu yang penting untuk keselamatan diri Anda saat berkendara.


Pemilihan ban di musim hujan menjadi faktor terpenting untuk menjaga keselamatan Anda saat berkendara. Kira-kira ban jenis apa yang paling tepat untuk digunakan di musim hujan?

1. Pilih Kembangan Sejajar

Tipe kembangnya direksional atau satu arah menjadi kembangan yang paling tepat untuk digunakan di musim hujan, yang tentu harus diselaraskan dengan tekanan angin yang pas. Karena kembangan sejajar pada ban sangat baik untuk memecah genangan air di jalanan.

Jika memang sudah terlanjur menggunakan kembangan non direksional, jangan terlalu khawatir. Karena setiap pabrikan ban sebelumnya sudah melakukan banyak pengujian ban tersebut meski tidak terlalu baik dalam memecah genangan air

Dan disarankan kembangan non diagonal harus lebih terus memperhatikan tekanan anginnya, tidak terlalu keras maupun lunak (kempes). Melainkan harus selalu sesuai dengan rekomendasikan yang ada di ban.

2. Pilih Ban yang bersertifikasi internasional

Ban yang bersertifikasi internasiaonal menjadi satu pilihan yang tepat saat berkendara meski hujan melanda. Karena jika telah bersertifikasi atau berstandart internasional, bisa dipastikan ban tersebut telah mengalami pengujian yang panjang dan aman untuk digunakan.

Seperti di Amerika yang biasa disapa DOT dan di eropa disapa ECE, Timur Tengah disebut GULF dan lain-lain . Sehingga tidak hanya bersertifikasi SNI.


3.Mengusung kompon medium

Ada beberapa pilihan kompon ban yang ditawarkan setiap produsen otomotif khususnya ban di Indonesia. Diantaranya soft kompon, medium Kompon, hard kompon. Nah di musim penghujan disarankan seluruh pengendara disarankan untuk menggunakan medium kompon.

Dimana medium kompon bisa menggigit aspal lebih baik saat jalanan menjadi basah akibat air hujan.



Artikel Terkait:

Merawat Jok Sintetis Mobil

Setelah dipakai liburan akhir tahun, pastikan Anda menyempatkan waktu untuk melakukan perawatan. Memang, bisa menggunakan jasa salon mobil, tapi kalau yang mau lebih irit, jangan sungkan untuk mengerjakan sendiri.  


Bagi Anda yang sudah melapisi jok dengan kulit sintetis, cara membersihkannya ternyata cukup mudah. Paling penting adalah memilih sabun yang tepat. Caranya pilih sabun dengan kadar Ph rendah, sehingga tak merusak tekstur kulit sintetis. 

Untuk lebih mudah, sabun atau "shampo" bayi bisa dijadikan pilihan utama karena biasanya punya Ph rendah. Metode bisa dilakukan dengan membasuh jok dengan air sabun, kemudian diseka dengan kain bersih. 

Berbeda dengan kulit asli, sintetis lebih mudah perawatan. Setelah kotoran hilang dengan air sabun, cukup seka dengan kain basah dan biarkan mengering. 

Bagi yang tak mau "ribet" memilih sabun bayi bisa membeli produk pembersih dari produsen jok kulit sintetis atau merek lain yang memang khusus dipasarkan. Dengan produk ini, Anda bisa langsung membersihkan kotoran pada jok.


Artikel Terkait:
Cara Mudah Bersihkan Dasbor Mobil
Tips Cara Merawat Kaca Mobil

Tips Rawat Bagian Bawah Mobil

Saat musim hujan, fokus utama membersihkan mobil tertuju ke bodi. Tidak salah memang. Apalagi jika setiap hari mobil disiram hujan. Tentu Anda memiliki prioritas. Untuk itu, seringkali kolong mobil dilupakan. 

Padahal, di kolong mobil terdapat berbagai komponen penting mobil. Seperti kaki-kaki yang terdiri atas sistem rem, suspensi, dan kemudi. Termasuk pula bagian bawah mesin dan transmisi. Ada juga dek yang berisiko karat jika tidak dijaga kebersihannya. Semakin penting jika Anda habis melewati banjir atau jalan berlumpur.


Sebenarnya menjaga kebersihan kolong mobil tidaklah sulit. Sebulan sekali Anda bisa bawa ke tempat cuci mobil yang dilengkapi perangkat hidraulis untuk mengangkat mobil. Air tekanan tinggi yang disemprotkan mestinya ampuh mengenyahkan kotoran yang menempel. 

Bagaimana kalau Anda tidak sempat ke tukang cuci mobil hidraulis? Sempatkanlah untuk melongok kolong mobil. Minimal seminggu sekali. Memang keleluasaan Anda berkurang. Setidaknya, minimal bisa mereduksi potensi kotor. 

Semprotkan air bertekanan dari sela-sela gril dan lubang udara di bumper agar kotoran rontok. Bersihkan sela-sela bumper bagian dalam dengan sikat. Gunakan sikat nylon yang memiliki tangkai panjang untuk memperluas jangkauan. Kalau masih kurang yakin, gunakan tangan untuk memeriksa kembali. 

Untuk memeriksa area sekitar ban, putar sedikit roda ke arah luar untuk memperluas akses ke kaki-kaki. Semprot dengan air bertekanan agar kotoran rontok. Bantu dengan sikat bertangkai panjang. 

Spons yang dilumuri sampo mobil bisa dikaryakan. Tapi tetap waspada dengan sensor yang terpasang di kolong mobil. 

Jangan lupa untuk membersihkan dek di atas ban. Cukup dengan kain lap karena ada lapisan anti-karat di sana. Untuk mudahnya, bisa dipakai spons yang sudah dibasahi dengan sampo mobil. 

Bersihkan pula pelek dan ban agar tampil segar kembali. Sambil bergerak ke belakang, semprot dek dengan air bertekanan. Beri perhatian khusus pada sudut pertemuan dengan bodi mobil. Pakai sikat nylon untuk memastikan kotoran rontok. 

Paket sepatbor, bumper, dan kaki-kaki belakang sama metode pengerjaannya dengan depan. Oh ya, jangan lupa untuk memeriksa karet-karet pada kaki-kaki mobil. Kalau robek, segera ganti. Kolong mobil pun terjaga kebersihannya.

Tips Aman Menggunakan Aditif buat Mobil

Pabrikan mobil memang tidak menyarankan Anda menggunakan aditif pada kendaraan Anda. Tetapi jika memang Anda terpaksa menggunakannya karena BBM berkualitas agak susah ditemui di jalanan seperti di daerah misalnya, Anda bisa menggunakan cara ini. 
Penggunaan BBM yang tidak memiliki kualitas tinggi akan membuat mesin mobil mulai terasa tidak smooth. Apalagi mobil-mobil keluaran terbaru zaman sebenarnya sekarang membutuhkan bensin setidaknya dengan angka oktan minimal 90. 

Jika menggunakan BBM dengan angka oktan di bawah 90, akan terasa penurunan performa kendaraan. Nah untuk mengatasinya, penggunaan aditif memang menjadi salah satu pilihan. 

Pihak pabrikan sendiri tidak terlalu mengharamkan penggunaan aditif, asalkan penggunaannya benar. Misalnya aditif hanya diperkenankan satu macam saja, jangan mencampur berbagai aditif BBM sekaligus. 


Penggunaannya pun dibatasi. Jika untuk mobil-mobil di kawasan Eropa, Australia, disarankan aditif digunakan sebanyak 1 botol di tangki BBM setiap kendaraan melaju 15.000 km. Sementara untuk mobil di luar kawasan tadi, penggunaan aditif disarankan sebanyak 1 botol di tangki BBM setiap kendaraan melaju sejauh 5.000 km.

Inilah Jenis Kecelakaan yang Buat Airbag Tak Mengembang

Airbag tak mengembang saat terjadi tabrakan menjadi hal yang memunculkan pertanyaan besar bagi sejumlah masyarakat. Mengapa bisa begitu? 

Ternyata airbag khususnya bagian depan itu dirancang mengembang saat terjadi tabrakan frontal tapi dengan intensitas, kecepatan dan sudut tabrakan pada bagian depan. 

Ada beberapa posisi tabrakan yang bisa menjadikan airbag depan tidak mengembang. berikut ulasannya.

Ditabrak bagian samping 

Untuk airbag samping dirancang mengembang jika telah terdeteksi oleh sensor yang berada di samping dan itu juga mengembang tergantung kekuatan, kecepatan dan sudut dari tabrakannya itu sendiri. 

Hanya saja bisa juga mengembang hanya dalam satu sudut seperti akan mengembang ketika terjadi benturan keras sehingga tetap terdeteksi oleh sensor. 

Namun, jika dalam kecepatan rendah mungkin airbag tidak akan mengembang. Ada juga airbag yang didesain saling berhubungan dengan sabuk pengaman. Jika sabuk pengaman tidak dikenakan maka airbag tidak akan mengembang jika terjadi tabrkan. 

Ditabrak dari belakang 

Airbag depan Anda tidak akan mengembang jika mobil Anda ditabrak dari belakang. Hal itu karena tidak adanya sensor airbag depan yang membaca sensor airbag depan untuk mengembang. 

Hal ini juga hampir sama dengan tabrakan samping yang tidak akan mengembangkan airbag depan. Apalagi tingkat benturannya tidak kencang atau dengan kecepatan rendah. 

Kemudian jika mobil ditabrak dari belakang, posisi badan Anda akan terdorong ke arah belakang, jadi jikapun airbag terkembang tidak akan memberi pengaruh apa-apa. 


Mobil terguling 

Satu lagi yang tidak bisa membuat airbag depan tidak mengembang. Jika mobil terguling, maka airbag depan dipastikan tidak akan mengembang karena sensor tidak bisa mendeteksinya. 

Terkecuali, jika mobil itu memiliki airbag samping. Bisa saja mengembang setelah terguling. 

Menabrak Tiang atau Pohon 

Terakhir yang membuat airbag depan tidak mengembang itu jika mobil tersebut menabrak tiang listrik atau pohon yang ada di depannya. Itu karena benturan hanya terjadi di satu daerah dan kekuatannya tidak bisa terdeteksi oleh sensor. 

Dan juga ada lagi yang bisa menyebabkan airbag depan tidak mengembang, yakni ketika mobil itu mau menabrkan truk, pengemudinya sedikit melakukan pengereman meski pada akhirnya mobil itu nabrak. 

Itu dikarenakan saat terjadi deselerasi, sensor airbag tidak akan mendeteksi, alhasil airbag tidak akan mengembang.

Inilah Cara Mengatasi Dibuntuti Mobil Lain

Banyak perilaku mengemudi berbahaya yang bisa Anda temui di jalan. Salah satunya adalah mobil yang membuntuti di belakang Anda. Kondisi ini jangan disepelekan. Akan ada sejumlah bahaya yang berpotensi terjadi saat sebuah mobil membuntuti Anda dari belakang. Apalagi bila itu terjadi di saat jalan lengang kala tak perlu terlalu dekat dengan mobil lain. 

Sebagai pengemudi yang bertanggung jawab, Anda tentu memantau spion setiap 8-10 detik sekali. Dengan demikian Anda seharusnya bisa mendeteksi bila ada kendaraan yang terus menerus mengikuti mobil Anda. 

Apa saja yang harus dilakukan ketika itu terjadi, berikut alasan mengapa orang membuntuti serta cara jitu mengatasinya. 

Alasan Orang Membuntuti 

1. Kriminal Ada sejumlah tindak kriminal yang dilakukan dengan membuntuti mobil terlebih dahulu. Dengan membuntuti, mereka akan dengan mudah memantau dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk melancarkan tindak kriminalnya. 

2. Mengantuk Saat mengantuk, akan lebih mudah bagi seseorang untuk mengikuti mobil di depannya. Dengandemikian ia akan mengurangi kerja otak untuk melakukan pemantauan serta menentukan keputusan dalam mengemudi. Saat mobil depan mengerem ia akan ikut mengerem dan membelok saat mobil di depan belok. Biasanya ini kerap terjadi di jalan tol pada malam hari. 

3. Tak tahu medan Ketika di jalan luar kota dan tak mengerti betul medan, orang juga akan lebih mudah dalam berkendara dengan membuntuti orang lain apalagi di malam hari. Ia pun tak perlu meraba jalan dan kondisinya serta memercayakan semua ke pengemudi di depan. 

4. Mengurangi hambatan angin Terdengar menggelikan, tapi membuntuti di belakang mobil besar memang secara signifikan mengurangi hambatan angin dan membuat konsumsi BBM jadi lebih hemat. 

Cara Menghadapi Pembuntut Berikut ini adalah cara mengatasi pembuntut yang cukup jitu.

1. Kurangi Kecepatan Di tahap awal jangan ge-er dulu. Ada kemungkinan ia tak membuntuti, namun ingin menyalip Anda. Untuk itu Anda tinggal mengurangi kecepatan dan mempersilakannya menyalip Anda. 

2. Berpindah ke jalur kiri Bila sang pembuntut tak juga menyalip, berpindahlah ke jalur paling kiri. Semisal ia tak berniat membuntuti, pasti ia akan tetap di jalurnya. 

3. Tambah jarak aman Satu potensi bahaya saat dibuntuti adalah Anda bisa tertabrak dari belakang saat mengerem mendadak. Bila mobil yang membuntuti memiliki jarak terlalu dekat dengan Anda, jangan panik. Anda tinggal menambah jarak aman dengan kendaraan di depan. Dengan demikian Anda tidak perlu mengerem mendadak karena memiliki jarak lebih panjang. 

4. Pikirkan rute kabur saat macet Menghindari bahaya kriminalitas, Anda mesti sangat waspada saat dibuntuti dan menuju ke kemacetan. Tempatkan mobil Anda di jalur paling pinggir dan beri jarak dengan mobil depan. Dengan begitu semisal ada bahaya, Anda memiliki ruang untuk bergerak dan tak terjebak di tengah kemacetan. Jangan lupa tutup jendela dan kunci pintu. 

5. Menepi ke tempat aman Bila segala cara sudah dilakukan dan tetap saja dibuntuti, Anda bisa menghentikan mobil sejenak. Tapi jangan sembarang berhenti. Carilah tempat ramai atau kantor polisi terdekat. Biasanya cara ini akan membuat orang dengan niat paling jahat sekalipun mengurungkan niatnya. Tunggu sampai mobil pembuntut hilang dari pandangan dan lanjutkan perjalanan Anda. Jangan lupa tetap pantau spion apakah mobil tadi kembali membuntuti. Jika ya, segera saja berhenti di kantor polisi dan laporkan hal itu.

Cerdas Pilih Kredit Mobil Baru

Demi mendongrak penjualan, banyak dealer mobil baru berlomba-lomba memberikan penawaran untuk memikat konsumen. Baik berupa jumlah diskon atau cashback, tambahan aksesori mobil, hingga paket kredit yang memikat. 

Pameran otomotif memang dijadikan ajang untuk memberi penawaran semenarik mungkin bagi konsumen. Namun ketika pameran usai, penawaran yang disajikan pun berbeda. Karena program promosi yang dihadirkan bisa saja sudah berbeda. 

Nah, sebagai konsumen, tentu harus cerdik melakukan pembelian mobil. Khususnya untuk pembelian dengan cara kredit. Sehingga, selain kebutuhan mobilitas bisa terpenuhi, beberapa keuntungan bisa didapat. 
Banyaknya lembaga pembiayaan yang menawarkan paket kredit yang semakin kompetitif. Seperti tenor diperpanjang, rate rendah dan diskon down payment . Inilah salah satu sisi keuntungan yang bisa dimaksimalkan oleh konsumen. 

Selain diskon harga, masih ada program promosi yang digelar baik oleh APM maupun dealer tertentu yang tentu bisa dimanfaatkan. Seperti cashback atau bonus berupa aksesori mobil. Tantangan konsumen pun muncul untuk mendapatkan yang terbaik dari sales person di dealer yang dituju. 

Memilih Suku Bunga 
Hampir semua konsumen ingin mendapatkan paket kredit yang terbaik. Di dalamnya ada komponen suku bunga yang ditawarkan. Semakin rendah tentu semakin baik. Dana yang harus dibayarkan pun lebih rendah. Namun kenyataan, dengan rate yang rendah, tapi tenor yang diberikan leasing lebih singkat. Sehingga meski bunga yang disajikan kecil, tapi jumlah cicilannya menjadi besar. Dengan memperbanyak referensi dari beberapa lembaga leasing, akan sangat membantu. Tidak sulit untuk mendapatkan informasi ini, karena para lembaga leasing menginformasikan program suku bunga di dunia maya. Jadi sebagai konsumen, sebaiknya tidak langsung menerima apa yang ditawarkan oleh sales person. 

Mengajukan Lembaga Leasing Sendiri 
Biasanya dealer telah bekerja sama dengan satu atau beberapa lembaga leasing yang ada. Sehingga sales person menawarkan paket kredit dari lembaga leasing yang hanya bekerja sama dengan dealer-nya. Apakah ketika kita mengajukan leasing yang tidak bekerjasama dengan dealer itu, akan tetap diproses? Tentu saja tetap diproses. Sales person tetap melakukan tugasnya, walaupun lembaga leasing yang konsumen inginkan tidak bekerja sama dengan dealer. Namun prosesnya pun menjadi lebih memakan waktu. Untuk persyaratan pun lebih ketat, karena lembaga leasing yang tidak bekerja sama dengan dealer harus melakukan survei dan analisis terlebih dahulu. 

Program Promosi Dealer 
Program promosi memang bisa dimanfaatkan. Seperti cashback atau paket DP ringan dari dealer. Sales person dealer Toyota yang kami temui tapi tak ingin disebut namanya mengungkap, seorang sales person akan memberikan jumlah cashback yang paling kecil di awal. Tak lain karena ada asumsi konsumen akan menawar agar sales person menaikkan jumlah cashback. Sehingga pada akhirnya, supaya jadi beli, konsumen akan mendapat cashback maksimal yang telah ditetapkan dealer. Konsumen pun merasa mendapat cashback besar. Namun jumlah maksimal dari cashback ini bisa berbeda di tiap dealer. Jadi konsumen bisa melakukan tawar-menawar cashback ini dengan mencari ke beberapa dealer untuk mendapatkan yang terbesar. Inilah yang bisa dimaksimalkan. Selain itu ada juga paket DP ringan yang ditawarkan. Hal ini terlihat menarik bagi konsumen. Tetapi dalam program ini tenor yang diberikan hanya sekita 1 sampai 2 tahun. 

Bank vs Leasing 
Pilih bank atau lembaga pembiayaan? Biasanya, bank menawarkan bunga lebih rendah. Tapi syarat dan proses approval-nya membutuhkan waktu yang lebih lama. Sementara lembaga leasing, proses persetujuan kreditnya bisa lebih cepat. Baik bank maupun lembaga pembiayaan, akan menyimpan BPKB sebagai angunan.

Lagu-Lagu Ini Bisa untuk Menilai Kualitas Audio

Untuk mendapat kualitas reproduksi audio terbaik, produsen mobil mulai memanfaatkan para insinyur audio,dengan kemampuan “mendengar” terbaik. Salah satunya adalah Matt Kirsch, kini bekerja untuk General Motors (GM). 

Matt telah mengembangkan sistem audio untuk Chevrolet Cruze dan menghabiskan 500 jam lebih setahun untuk mendengar reproduksi suara kagu-lagu, baik vokal, instrumen sampai ke latar panggung. 

Tips yang diberikan Matt berikut ini bisa bermanfaat bagi mereka yang suka mendengarkan lagu-lagu melalui audio mobil , terutama yang mengutamakan kualitas reproduksi suara. 

Dijelaskan, dengarkan dengan baik dan cermati reproduksi suara yang dihasilkan oleh 10 lagu berikut pada audio mobil Anda. Matt menilai, kesepuluh lagu mempunyak ciri khas yang bisa menentukan kualitas audio mobil. Berikut ke-10 lagu tersebut:

1. Don't Know Why, Norah Jones. Suara Norah yang natural tepat di depan Anda. 
2. Diamonds and Rust, Joan Baez. Vokal yang kuat, dan detail suara instrumen musik menyebar di panggung. 
3. No One, Alicia Keys. Kejernihan vokal dan suara latar belakang yang luas. 
4. Hotel California, Eagles. Kejernihan dan kedinamisan solo gitar di awal lagu plus kekuatan pukulan drum.
5. Boom Boom Pow, Black Eyed Peas. Ketukan bass bertenaga dan akurat, termasuk pada volume besar.
6. Rock that Body, Black Eyed Peas. Lirik yang jernih dan bersih di antara ketukan bass bertenaga. 
7. Hide and Seek, Imogen Heap. Suasana yang menyelimuti lagu, menghasilkan vokal dinamis dan terbuka.
8. He Mele No Lilo, Mark Keali'i Ho'omalu dari film Lilo and Stitch. Duasana dan tata panggung dari paduan suara anak-anak, diimbangi ketukan bass bertenaga. 
9. Bird on a Wire, Johnny Cash. Kejernihan suara khas Johnny dan gitarnya yang natural. 
10. Packt Like Sardines in a Crushd Tin Box, Radiohead. Pukulan kuat bass perkusi dan dentingan drum logam.

Kenali Bagian Rawan Jamur & Karat pada Mobil

Ketika mobil terkena guyuran hujan, jangan didiamkan sampai berhari-hari. Dampaknya, bodi kendaraan akan karat dan jamur. Yang terakhir ini juga bisa terkena pada kaca. Penyebabnya, air hujan banyak mengandung asam, terlebih di kota-kota besar yang tingkat polusinya tinggi. 

Sumber karat tak cuma dari hujan, juga datang dari genangan air di jalan. Saat ini banyak sekali garam kimia yang bercampur dengan genangan air di jalanan, mulai dari asam hingga lapisan aspal yang terkelupas. 

Saat mencuci mobil - bila dilakukan sendiri - segera keringkan. Terlebih cucinya pada malam hari dan langsung masuk garasi. Jika pengeringannya tidak maksimal, air akan bersarang pada bagian tertentu di mobil. Karena tidak dijalankan dan tidak tersengat matahari, maka endapan air tadi bisa menimbulkan karat dan jamur. 

Untuk itu, mesti dipahami di mana titik-titik air bersarang dan jamur itu muncul: 

1. Kaca. Perhatikan pada bagian bawah kaca depan maupun belakang. Tepatnya, pada sambungan karet, di situlah tempat berkumpulnya kotoran, bisa berupa debu yang tersapu wiper atau kotoran dari atap mobil. Bila didiamkan, kotoran itu akan mengeras dan berubah menjadi kerak. Karet pun akan mengeras, tidak elastis. 

2. Talang air. Ketika hujan, air dari atap dibuang melalui talang. Saat mobil diam dan diguyur hujan atau usai dicuci, akan menggenang di talang. Pada mobil tertentu, talang itu dilapisi dengan karet. Nah, air yang bercampur kotoran akan mengeras membuat aliran terhambat. Akibatnya oksidasi dengan udara, air tadi menggerogoti pelat dan menjadi karat. Indikasinya, cat terkelupas dan bodi keropos. 

3. Pintu Bagasi. Untuk mobil jenis MPV ada pintu bagasi. Biasanya, kotoran berkumpul pada bagian atas lantaran air dari atap membawa kotoran numpuk di situ. Jumlahnya cukup banyak dan bagian ini jarang mendapat perhatian. 

4. Sepatbor. Cipratan air dari ban yang bercampur kotoran suka menempel dicelah-celah antara plastik penutup fender dengan bodi. Karena basah , ya memicu karat. Maka, ketika mencuci, upaya dengan tekanan air yang kencang. Sebaiknya, bawa ke tukang cuci mobil yang menggunakan kompresor. 

5. Engsel pintu. Bagian ini sering dihinggapi karat. Tandanya, ketika pintu dibuka mengeluarkan suara kriek...kriek. Usai dicuci, jangan lupa engsel di lap dan setelah itu dikasih cairan penetran.

Tips Cara Merawat Kaca Mobil

Kaca merupakan salah satu komponen penting pada mobil. Karena kaca merupakan pelindung penumpang dari angin dan beberapa objek seperti debu, serangga, kerikil dan lainnya. Begitu pula untuk membentuk aerodinamika dari mobil.  

Tentu kondisi kaca yang baik perlu dijaga. Terlebh karena iklim tropis di Indonesia yang sering hujan dan setelah itu panas terik, dapat mengakibatkan pertumbuhan jamur dengan cepat. Hal itu pun berdampak mengganggu visibilitas. 

Sebenarnya merawat kaca cukup mudah dan sederhana. Berikut beberapa tips tahapan merawat kaca. 

1. Saat membersihkan kaca, pastikan permukaannya basah agar kaca tidak baret akibat ada­nya kotoran yang menempel di kaca. Gunakan media pembersih seperti lap microfiber. 

2. Khusus kaca depan, upayakan karet wiper tidak menempel pada kaca saat parkir di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Karena karet wiper tersebut dapat menyerap panas dari kaca dan menyebabkan getas. Sehingga kaca bisa baret terkena permukaan karet yang kering tersebut. 

3. Pastikan kaca mobil Anda dalam kondisi kering kecuali saat hujan. Hal ini untuk menghindari kaca ternoda dari proses oksidasi yang dapat menyebabkan pengelihatan Anda terganggu akibat munculnya water spots. 

4. Saat membersihkan kaca samping mobil, pastikan pelipit kaca dibersihkan pakai sikat nylon dipadu sampo. Hal ini dilakukan untuk membersihkan pelipit kaca dari debu.

Inilah Komponen-Komponen Mesin yang Sering Bermasalah

Meskipun anda tidak akan membenahinya sendiri tetapi anda wajib tahu beberapa komponen mesin yang paling sering bermasalah sehingga tidak mudah dicurangii oleh "bengkel nakal" dan membuat biaya perbaikan membengkak.


Pendeteksian komponen rusak harus diawali dengan pengetahuan akan fungsi komponen tersebut. Berikut fungsi masing-masing komponen dan indikasi kerusakannya:

1. Distributor
Komponen ini berfungsi menyuplai tenaga hasil pengapian ke semua komponen penggerak di rangkaian mesin. Bila pendisribusian tenaga terganggu otomatis mesin bekerja dengan tidak baik.

2. Koil
Koil berfungsi untuk membangkitkan energi listrik. Sehingga bila rusak, maka proses pengapian juga tidak akan terjadi. Hal serupa juga terjadi pada busi, yang berfungsi untuk memantik proses pengapian.

3. Busi
Busi yang aus akan terlihat dari bentuk kepalanya yang sudah rusak atau bisa juga renggang. Bila anda menemukan salah satu busi bermasalah anda wajib mengganti satu set (seluruh busi mesin anda) karena biasanya kondisi busi lainnya tidak jauh berbeda.

4. Sistem injeksi (Khusus mobil bersistem injeksi, bukan karburator)     Sistem injeksi ini adalah sistem distribusi bahan bakar yang mengalirkan bahan bakar kedalam silinder mesin.

Sebenarnya komponen ini jarang rusak namun sering kali menimbulkan gejala bila kotor/tersumbat. Indikasi injector (sistem injeksi) tersumbat yaitu mesin akan bergetar kasar yang tiba-tiba muncul dan segera hilang kala gas diinjak dalam-dalam dan putaran mesin tinggi.

Coba lakukan langkah berikut:
- Nyalakan mesin dan masukan gigi pada posisi netral
- Injak pedal gas dalam-dalam secara tiba-tiba (seperti mau ngebut)- Bila mesin terasa terbatuk; bahasa sehari-harinya "nge-brebet" kemungkinan besar injector anda kotor.

Solusinya adalah dengan melakukan Injector Cleaning. Ada beberapa metode diantaranya Ulrasonic dan Interject Service. Injector Cleaning sebaiknya dilakukan setiap 40.000 km untuk menjaga sistem ini selalu prima.

Sebagai catatan, bensin Premium lebih kotor dibandingkan Pertamax dan Pertamax+ sehingga otomatis mobil yang menggunakan bensin Premium Injectornya cenderung lebih cepat kotor.


5. Karburator
Secara fungsi sama dengan injektor yaitu memasok bensin ke silinder namun karburator bekerja secara mekanis manual sedangkan injektor yang sudah elektronik.

Setelan katup Karburator
Ini bukan komponen, hanya settingan saja. Bila setelan idle katup terlalu tinggi katup karburator tak menutup sempurna, dan menyebabkan supply bahan bakar ke silinder terlalu banyak.

Cara Mudah Setel Kopling Avanza-Xenia

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia masih menggunakan kabel pada sistem koplingnya, keuntungannya jika putus ditengah jalan, mudah menggantinya dan siap melanjutkan perjalanan lagi. Tentu saja harus punya atau bawa kabel kopling cadangan.


Selain keuntungan juga ada kelemahannya, yaitu sistem kabel jika sudah lama digunakan, lambat laun kabel akan seret karena kotoran dan gesekan. Bisa saja kabel kopling ini diganti atau dilumasi oli, namun perlu diingat dekrup dan kampas kopling juga ikutan menipis. Akibatnya pijakan pedal koplingpun berubah.

Pemecahannya mudah, tinggal setel sendiri jarak main pedal kopling. Caranya:

1. Buka kap mesin, lalu intip ke bawah di antara pipa dipstick oli dan kolom setir, ada mur plastik yang besar bentuk kembang. Itulah plastik penyetel pedal koling.

2. Putar ke kanan atau swearah jarum jam supaya jarak pijakan kopling menjadi tinggi, atau putar sebaliknya kalu kurang dalam. Untuk idealnya jarak pijakan kopling disetel setengah dari pijakan paling dalam atau disesuaikan kebutuhan pengemudi.
Nah selamat mencoba sendiri di rumah.

Benda - benda Ini Harusnya Ada di Mobil

Saat berkendara kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi saat mengemudikan mobil. Selain ban cadangan, ada hal-hal kecil yang tak boleh dilupakan dan harus ada di dalam mobil. 
Disimpulkan inilah benda-benda yang dibutuhkan pada saat darurat. 

1. Senter. Tak usah membayangkan senter besar, cukup bawa yang kecil LED. Selain tahan lama, juga praktis dan tak kalah penting, terang. Gunanya, kalau ada gangguan di malam hari. 
2. Pengukur tekanan ban. Banyak dijual di pasaran. Ukurannya tidak butuh tepat khusus. Sangat berguna untuk mengetahui tekanan ban. 
3. Kotak P3K. Sangat penting, terutama untuk yang sering membawa anak-anak. Sangat berguna untuk pertolongan pertama. 
4. Buku manual. Ketika Anda butuh mencari info mengenai gejala tak lazim di mobil, atau mencari tombol khusus secara mendadak dan tahu tempatnya, buku ini berguna. 
5. Peralatan ganti ban. Dongkrak, kunci pass dan tentu saja ban cadangan. Pastikan semua barang ini ada, bahkan ketika Anda membeli mobil bekas. 
6. Segitiga peringatan. Sewaktu-waktu mogok di tengah jalan, atau harus memperbaiki sesuatu di pinggir jalan, tanda segitiga yang bisa memantulkan cahaya mengurangi risiko ditabrak. 
7. Pisau lipat serbaguna. Tak cuma pisau, ada obeng kecil, pencongkel dan lainnya. Sangat berguna untuk membetulkan baut kecil kendor atau butuh pisau untuk memotong kabel yang korslet, misalnya. 
8. Sekring. Harganya murah> Suatu saat komponen ini dibutuhkan ketika terjadi korsleting. Tak perlu telepon bengkel, tinggal mengganti sendiri. Namun harus dites dulu. Sebaiknya, tanya dulu mekanik atau baca buku manual, untuk mengetahu bentuk dan ukuran sekring yang dibawa. 
 9. Kabel jumper. Mobil mendadak mati karena aki tekor, solusinya pakai kabel jumper untuk ”meminjam” listrik dari mobil lain. Penting, tapi sekali lagi, lihat cara mengunakannya di buku manual. 
10. Selotip. Pilih yang tahan panas dan tebal. Berguna untuk apa saja, misalnyamenambal kaca yang pecah sementara, atau bahkan mengikat komponen yang jebol. 
11. Lap serbaguna dan sarung tangan. Misal mengelap kopi tumpah, dipstik setelah mengecek oli atau keperluan lain. Sarung tangan berguna melindungi telapak ketika mengganti ban atau memeriksa sesuatu. 
12. Kantung sampah besar. Bukan untuk menyimpan sampah, tetapi dimanfaatkan ketika hujan Anda harus ”ngolong” ganti ban, atau memodifikasinya sebagai ponco.